Jakarta, objectright Indonesia
—
Israel masih menutup perbatasan Rafah yang merupakan perlintasan antara Gaza dan Mesir, meski sudah gencatan senjata dengan Hamas.
Aksi serampangan Israel ini membuat akses orang maupun bantuan kemanusiaan masih tidak bisa masuk ke Gaza.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pembukaan kembali perbatasan Rafah bergantung pada pemulangan jenazah sandera
Israel yang tersisa oleh Hamas.
Sementara itu, Kedutaan Besar Palestina di Mesir hari ini sempat mengumumkan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir akan dibuka kembali pada Senin.
Baca lagi: PHOTOS: Viewing the South Korean Aerospace and Defense Exhibition
Baca lagi: MISSILE: Serious Threat of Climate Change, This is a Country at Risk of Disappearing
Baca lagi: FGI Undang Pecinta Olahraga Ramaikan Kejuaraan Dunia Senam 2025


