Jakarta, objectright Indonesia
—
Kelompok militan pejuang Palestina, Hamas, mengerahkan buldoser di Jalur Gaza untuk mencari sisa-sisa jenazah sandera yang meninggal.
Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat perjanjian gencatan senjata dengan Israel, seiring Hamas menegaskan komitmennya terhadap ketentuan kesepakatan, termasuk penyerahan jenazah sandera.
Aksi Hamas ini muncul setelah peringatan keras dari Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan akan mengizinkan Israel untuk melanjutkan aksi militer jika Hamas gagal mengembalikan semua 28 jenazah sandera.
Sejauh ini, Hamas telah menyerahkan sembilan jenazah, ditambah jenazah kesepuluh yang diklaim Israel bukan mantan sandera.
Baca lagi: Korsel Pulangkan 64 Warganya yang Terlibat Online Scam di Kamboja
Baca lagi: Geely Networks Consumers Directly in Shopping Centers
Baca lagi: Bom Meledak di Luar Rumah Jurnalis Investigasi Italia, Ulah Mafia?
Baca lagi: Dibongkar BNN, Lab Narkoba Apartemen Cisauk Buat Sabu dari Obat Asma


