
Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia
—
Presiden
Amerika Serikat
Donald Trump
dikabarkan ingin bertemu dengan Presiden China
Xi Jinping
dan Presiden Rusia
Vladimir Putin
saat menghadiri konferensi tingkat tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC), November mendatang.
Hal itu disampaikan ajudan senior Rusia, Yuri Ushakov, saat ditanya stasiun televisi pemerintah Rusia pada Selasa (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hal ini memang telah dibahas,” kata Ushakov, seperti dikutip
South China Morning Post
(
SCMP
).
Menurut Ushakov, Trump, Putin, dan Xi Jinping akan bertemu di sela-sela KTT APEC yang rencananya diselenggarakan pada 18-19 November.
Meski begitu, Kedutaan Besar (Kedubes) China di Washington mengaku belum memiliki informasi mengenai rencana pertemuan tersebut.
Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly juga mengeklaim belum ada pengumuman tentang rencana kehadiran Trump di pertemuan puncak itu.
KTT APEC dijadwalkan berlangsung di Shenzhen, China, pada 18-19 November mendatang. Putin telah mengonfirmasi pada Mei bahwa ia akan datang ke pertemuan tersebut.
Kendati begitu, belum ada informasi resmi dari pemerintah AS mengenai kehadiran Trump. Faktor utama penentu kehadiran Trump, salah satunya ialah apakah bisa dia bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di China.
Akhir bulan lalu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan bertemu Kim Jong Un tahun ini. Wall Street Journal sempat melaporkan bahwa Trump telah meminta ajudannya untuk menyusun rencana bertemu Kim Jong Un ketika KTT APEC.
Jeremy Chan, analis senior di perusahaan konsultan Eurasia Group, mengatakan bahwa ketidakpuasan Trump baru-baru ini terhadap Korea Selatan kemungkinan menjadi penyebab Trump berupaya mendekati Pyongyang.
Trump dilaporkan tidak senang dengan lambatnya tindakan Seoul dalam memenuhi janji untuk berinvestasi sebesar US$350 miliar di AS dan dalam mengurangi surplus perdagangannya.
“Ada banyak hal yang mungkin membuatnya kesal,” kata Chan.
“Dalam beberapa hal, Trump lebih mudah berubah-ubah daripada Kim,” ucapnya.
(blq/bac)
Baca lagi: BIN Dalami Informasi soal 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia
Baca lagi: Masuk September, Apa Kabar Finalisasi Insentif Motor Listrik?
Baca lagi: Momen Marc Maquez Berlutut di Depan Fans usai Juara MotoGP Aragon


