
Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia
—
Rusia
mengkritik rencana Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
memblokade
Selat Hormuz
di Iran. Blokade direncanakan dengan menutup akses menuju pelabuhan Iran.
Juru Bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov mengatakan blokade bakal memperparah krisis ekonomi global khususnya di sektor energi.
“Tindakan itu (blokade) kemungkinan besar akan terus berdampak negatif pada pasar internasional,” kata Dmitry, Senin (13/4) seperti dilansir dari
Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menolak berkomentar lebih lanjut. Menurutnya sampai saat ini banyak rencana AS masih belum jelas disampaikan detil.
Sebelumnya Trump mengatakan Angkatan Laut Amerika Serikat akan mulai memblokade Selat Hormuz, buntut negosiasi damai dengan Iran yang berakhir buntu.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan militer bakal menerapkan blokade terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran, mulai Senin 13 April pukul 10 pagi waktu AS.
CENTCOM mengatakan blokade tersebut akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan dan pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.
Selain itu, CENTCOM memastikan pasukan AS tidak akan menghalangi kebebasan navigasi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz ke dan dari pelabuhan non-Iran.
(tim/sur)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Kaldu Ikan]
Baca lagi: 3 Prajurit TNI Gugur, Said Abdullah Minta PBB Ambil Langkah Tegas
Baca lagi: WhatsApp Uji Coba Tampilan Baru, Status Muncul di Tab Chats
Baca lagi: Respons BI soal Rupiah Sentuh Rp17.128 Terendah Sepanjang Sejarah


