Kalduikan

Prabowo Beber Sumber Migas RI Tak Terlalu Banyak Lewat Selat Hormuz

Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto lega karena pasokan minyak dan gas bumi (migas) Indonesia tidak banyak melewati

Selat Hormuz

, jalur pelayaran strategis di dunia.

Prabowo mengatakan pemerintah telah mengkaji dampak krisis global terhadap ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, sebagian besar jalur distribusi migas Indonesia tidak bergantung pada Selat Hormuz.

“Setelah kita pelajari kondisi, sumber migas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz. Bisa cari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yg kuat,” ujar Prabowo dalam rapat Kabinet Merah Putih, pada Rabu (8/4).

Ia mengatakan pemerintah Indonesia dalam beberapa hari terakhir menggelar rapat untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan energi akibat situasi global.

“Kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat. Nanti saya minta beberapa menteri memaparkan singkat untuk kita mengerti posisi kita,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai strategi jangka pendek.

Kebijakan ini ditujukan untuk menghadapi periode yang dinilai kritis dalam 12 bulan ke depan.

“Sebagian langkah sudah kita umumkan untuk kita kendalikan konsumsi BBM untuk jangka pendek yang saya anggap kritis 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan kita akan jadi sangat kuat,” ujar Prabowo.

“Nanti langkah-langkah kita jelaskan, tapi intinya sekarang kita kuat menghadapi satu tahun ini,” tambah dia.

(rnp/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Kaldu Ikan]

Baca lagi: Mitsubishi Produksi Mobil Hybrid Baru di Filipina 2028

Baca lagi: Kabupaten Bandung Diterjang Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah

Baca lagi: Anak Mutilasi Ibu Kandung di Sumsel, Dimasukkan ke Karung Lalu Dikubur

Exit mobile version