Kalduikan

Pelabuhan Oman Kena Drone, Presiden Iran Segera Kontak Sultan Haitham

Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia

—

Oman

melaporkan salah satu tanki bahan bakar di Pelabuhan Salalah diserang drone pada Rabu (11/3).

Serangan ini berlangsung kala Iran masih melancarkan serangan balasan ke Israel serta pangkalan militer dan aset Amerika Serikat lainnya di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan kantor berita negara

Oman News Agency,

petugas pertahanan sipil tengah berupaya memadamkan kebakaran di pelabuhan tersebut.

Media itu menuturkan proses penanganan kebakaran tersebut “mungkin memakan waktu”, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Dikutip

Reuters

, kebakaran terjadi setelah televisi pemerintah Oman TV melaporkan sejumlah drone menyerang tangki bahan bakar di pelabuhan tersebut.

[Gambas:Instagram]

Mengutip seorang pejabat Kementerian Energi Oman, kantor berita negara itu menyebut serangan tersebut tidak mengganggu pasokan minyak maupun produk turunan minyak di negara tersebut.

Perusahaan keamanan maritim asal Inggris, Ambrey, juga menyatakan fasilitas penyimpanan minyak di pelabuhan Oman itu menjadi sasaran serangan pada Rabu. Namun, Ambrey menambahkan tidak ada laporan kerusakan pada kapal dagang.

Sementara itu, perusahaan pelayaran global Maersk mengatakan seluruh operasi di Pelabuhan Salalah dihentikan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Belum ada kejelasan soal dari mana drone tersebut berasal. Presiden Iran Masoud Pezeshkian langsung melakukan sambungan telepon dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq terkait hal ini

Pezeshkian menyatakan bahwa insiden di Pelabuhan Salalah akan diselidiki, menurut laporan media Iran.

Dalam keterangan resmi percakapan kedua pemimpin yang dirilis

Oman News Agency

, Sultan Haitham juga menyampaikan ketidakpuasan serta mengecam serangan terhadap Oman, meski tidak secara langsung merujuk pada serangan di pelabuhan tersebut.

Insiden ini berlangsung kala Pezeshkian sudah meminta maaf kepada negara-negara Arab tetangga Iran karena terseret perangnya dengan Amerika Serikat-Israel.

Pezeshkian bahkan menjamin Iran tak akan menyerang negara-negara di Timur Tengah lagi kecuali menghadapi ancaman dan serangan yang berasal dari negara-negara tersebut.

(rds)

Baca lagi: Bahlil Buka Suara soal Stok BBM Nasional di tengah Perang Iran vs AS

Baca lagi: Semeru Erupsi 4 Kali, Letusan Capai 600 Meter di Atas Puncak

Baca lagi: Harga Laptop Meroket, MacBook Neo Malah Diprediksi Laku Keras

Picture of content

content

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like