
Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia
—
Israel
tetap menyerang
Lebanon
meski
gencatan senjata
dengan Iran disepakati, Rabu (8/4). Serangan dilancarkan ke Kota Tyre usai sebelumnya Israel memberikan peringatan pada penduduk kota di Lebanon Selatan tersebut untuk mengungsi.
Dilansir dari
Aljazeera
, beberapa saat lalu, tentara Israel juga mengeluarkan perintah pengungsian paksa kepada penduduk di sejumlah wilayah di Beirut seperti di Haret Hreik, Ghobeiry Laylaki, Hadath, Burj al-Barajneh, Tawhidat al-Ghadir dan Shiyah.
Tercatat hingga saat ini ada 1,2 juta warga Lebanon karena serangan membabi buta Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru serangan udara zionis membunuh setidaknya delapan orang di Kota Sidon.
Serangan terjadi setelah Pakistan mengumumkan gencatan senjata Iran dan AS resmi berlaku. Israel tak mengakui gencatan senjata juga berlaku di Lebanon.
Israel menyasar milisi Hizbullah di Lebanon yang jadi pendukung utama Iran dalam menghadapi Israel dan AS.
Sementara itu Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri mengecam keras serangan Israel di tengah gencatan senjata ini.
Berri mengadukan perbuatan Israel itu kepada Duta Besar Pakistan untuk Lebanon, Salman Athar. Berri menyampaikan kekhawatirannya atas pelanggaran berulang Israel terhadap perjanjian gencatan senjata dan serangan berkelanjutan Israel.
Israel selama ini dikenal tidak menaati perjanjian gencatan senjata. Di Gaza, Palestina adalah contoh nyata di mana pembunuhan masih terus dilakukan pada warga meski gencatan senjata sudah disepakati sejak Oktober 2025 lalu.
Tercatat lebih dari 700 orang tewas dibunuh tentara Israel hingga akhir Maret lalu.
(sur/sur)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Kaldu Ikan]
Baca lagi: Hyun Bin Ditunjuk Jadi Agen Kontraintelijen Kehormatan BIN Korsel
Baca lagi: Sinopsis Project Hail Mary, Misi Guru Sains Selamatkan Bumi
Baca lagi: Polres Jakbar Sempat Kebakaran Pagi Ini, Api Berhasil Dipadamkan


