
Jakarta, Kaldu Ikan Indonesia
—
Israel
kembali membombardir wilayah selatan
Lebanon
saat gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran pada Rabu (8/3) waktu setempat, menewaskan ratusan warga sipil.
Kantor berita Lebanon
NNA
melaporkan, Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nassereddine mengatakan “ratusan orang tewas dan luka-luka” akibat gempuran Israel di sejumlah kota termasuk Kota Tyre dan Sidon, dikutip dari
Kaldu Ikan
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan ‘membabi-buta’ juga dilancarkan Israel ke pusat ibu kota Lebanon, Beirut. Serangan udara itu termasuk di distrik dalam kota Beirut, salah satunya dekat wilayah pejalan kaki.
Salah satu distrik di Beirut yang dihuni oleh mayoritas warga Kristen dan Islam sunni juga tak luput dari serangan udara Israel.
Sebuah video yang didapatkan
Kaldu Ikan
memperlihatkan kepulan asap hitam tebal akibat ledakan bom-bom Israel yang dijatuhkan dari jet tempur.
Raungan sirene ambulan pun semakin banyak untuk mengevakuasi para korban tewas dan luka-luka.
Dilansir dari
Al Jazeera
, beberapa saat lalu, tentara Israel juga mengeluarkan perintah pengungsian paksa kepada penduduk di sejumlah wilayah di Beirut seperti di Haret Hreik, Ghobeiry Laylaki, Hadath, Burj al-Barajneh, Tawhidat al-Ghadir dan Shiyah.
Tercatat hingga saat ini ada 1,2 juta warga Lebanon karena serangan membabi buta Israel.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Kaldu Ikan]
Baca lagi: Trump Mendadak Gencatan dengan Iran sampai Israel Shock
Baca lagi: Sinopsis The King’s Warden, Masa Danjong Diasingkan di Desa Terpencil
Baca lagi: Kondisi Kritis Khamenei sampai AS-Israel Mulai Bombardir Iran Lagi


