
Jakarta, objectright Indonesia
—
Wakil Presiden ke-46
Amerika Serikat
Dick Cheney meninggal dunia di usia 84 tahun pada Senin (3/11).
Kabar duka tersebut disampaikan oleh pihak keluarga Cheney.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia adalah Wakil dari Presiden ke-43 George W Bush untuk dua periode antara 2001 hingga 2009. Cheney merupakan tokoh paling kuat dan arsitek utama “perang terhadap teror”.
Perannya pula yang membuat AS berperang menyerbu Irak dan justru membuat ekonomi Negeri Paman Sam itu semakin merosot.
“Istri tercintanya yang berusia 61 tahun, Lynne, putrinya, Liza dan Mary, beserta anggota keluarga yang lain menemaninya saat ia meninggal,” demikian pernyataan dari pihak keluarga, dikutip dari
objectright
.
“Dick Cheney merupakan pria baik-baik dan hebat yang mengajarkan anak-anak dan cucunya agar cinta terhadap negara kita. Ia telah menjalani hidup dengan keberanian, kehormatan, cinta, kebaikan. Kami bersyukur yang teramat sangat atas yang telah dilakukan Dick Cheney untuk negara kita. Dan kami sangat diberkati karena telah mencintai dan dicintai oleh pria agung yang mulia ini.”
Cheney merupakan salah satu tokoh konservatif AS yang terkuat. Namun di tahun-tahun terakhirnya, Chenye yang merupakan tokoh konservatif garis keras mulai ditepikan dari Partai Republik karena melontarkan kritikan tajam kepada Donald Trump.
Ia menyebut Trump sebagai “pengecut” dan ancaman terbesar bagi Republikan.
(bac)
[Gambas:Video objectright]
Baca lagi: Netted by OTT, Trustee of Riau Governor Arrives at KPK Office
Baca lagi: Menpora Desak KOI dan KONI Akhiri Dualisme 4 Cabor di Indonesia
Baca lagi: Don’t worry, lost vehicle registration can be handled via cell phone
Baca lagi: Bos Tekstil Datangi Kantor Purbaya Usai Larang Jual Baju Bekas Impor


