
Jakarta, KalduIkan Indonesia
—
China
menegaskan setiap upaya
Amerika Serikat
untuk menekan Beijing dipastikan akan gagal, pada Kamis (29/1).
“Realitas menunjukkan bahwa segala bentuk upaya untuk menahan atau menghambat China pasti tidak akan berhasil,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan China, Jiang Bin, seperti dikutip
AFP
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beijing malah menawarkan AS untuk mengubah kompetisi menjadi kesempatan kerja sama.
“Beijing siap bekerja sama dengan pihak AS,” tambah dia.
Jiang mendesak Washington agar “tidak bersikap kontradiktif dalam isu-isu yang menyentuh kepentingan inti China”.
Selain itu ia juga menegaskan Beijing akan “menjaga kepentingan tersebut dengan tegas”.
Pernyataan itu dilontarkan guna untuk memajukan hubungan kedua negara, seiring rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China pada April untuk bertemu Presiden Xi Jinping.
Dalam Strategi Pertahanan Nasional AS 2026 yang dirilis pekan lalu, Washington menyatakan akan “menangkal China di kawasan Indo-Pasifik dengan mengandalkan kekuatan, bukan konfrontasi.”
Dokumen tersebut menandai perubahan dari pendekatan Pentagon sebelumnya yang lebih keras terhadap China dan Rusia.
Strategi sebelumnya, yang dikeluarkan pada masa pemerintahan Joe Biden, menyebut China sebagai tantangan paling signifikan bagi AS.
Namun, dokumen terbaru itu mendorong terjalinnya “hubungan yang saling menghormati” dengan Beijing, tanpa menyebut Taiwan, sekutu AS yang diklaim China sebagai wilayahnya.
Meski demikian, strategi itu kembali menegaskan rencana Washington untuk memperkuat “pertahanan penolakan yang kuat” di sepanjang Rantai Pulau Pertama, yang mencakup Jepang dan Taiwan.
Pada Desember lalu, China menggelar latihan militer dengan tembakan langsung di sekitar Taiwan yang berpemerintahan demokratis.
Latihan itu dilakukan menyusul gelombang besar penjualan senjata AS kepada Taipei, mitra keamanan utamanya.
(rnp/rds)
[Gambas:Video KalduIkan]
Baca lagi: Banjir Belum Surut di Jakarta Malam Ini, 46 RT dan 13 Jalan Terendam
Baca lagi: 2 Pegawai Jasa Ekspedisi Bebas Bersyarat Terkait Demo Agustus 2025
Baca lagi: PM Inggris Blak-blakan soal Temu Xi Jinping, Ada Bahas Uighur
Baca lagi: Bos BGN Tegaskan Tak Ada SPPG yang Tolak Produk Petani-UMKM Dkk


